Wajah kawasan Orchard Road di Singapura benar-benar berubah. Meski tanggal 25 Desember masih lama, namun suasana natal sudah sangat terasa. Lampu-lampu hias yang eksotik terpasang di jalan yang panjangnya lebih kurang 5 km tersebut. Read more »
Berbahasa ala Pejabat
Posted in Uncategorized on May 18, 2009 by bonkkuat123Bahasa Indonesia akarnya adalah bahasa Melayu, semua sudah tahu. Bumi Lancang Kuning merupakan daerah asal bahasa Melayu, yang kata-katanya paling banyak diadopsi ke dalam bahasa Indonesia. Tapi kenapa di tanah Melayu ini, kini banyak sekali orang yang lebih bangga menggunakan kata asing dibanding kata milik leluhurnya sendiri? Read more »
The Immortal
Posted in Uncategorized on January 5, 2009 by bonkkuat123Pikiran langsung tersentak, ketika Ahmad Albar, vokalis grup musik cadas Indonesia, God Bless, mengaku telah berumur 62 tahun. Pengakuan itu disampaikan Ahmad Albar yang biasa dipanggil Iyek, menjawab pertanyaan Andy F Noya, presenter acara Kick Andy di Metro TV, yang pada malam tahun baru 2009 lalu menghadirkan God Bless sebagai tamu. Read more »
Dengkur
Posted in Uncategorized on December 20, 2008 by bonkkuat123Entah kenpa, aku merasa sangat nyaman mendengar dengkuran di kamar kos sebelah kamar yang aku tempati. Damai rasanya mendengar dengkuran keras itu. Padahal, bila sedang dalam kondisi normal, ingin rasanya aku menggedor dinding kayu lapis yang memisahkan kamarku dengan dengan kamar si pendengkur itu. Read more »
Melati Patah Kaki
Posted in Uncategorized on November 24, 2008 by bonkkuat123Ada seekor Melati. Melati itu patah kaki. Ditembak seorang pemburu yang tak pernah menggunakan hati. Butir-butir pelurunya melayang ke sana-sini. Mengenai siapa saja yang tak pernah dipilihnya. Siapa yang terkena, akan patah kaki atau mati. Read more »
In Memoriam Deliar Noer
Posted in Uncategorized on June 18, 2008 by bonkkuat123Nama Deliar Noer tidak bisa lepas dari sejarah negeri ini. Sebagai seorang cedekiawan, pakar, politikus sekaligus pengajar, Deliar Noer nyaris tak ada duanya. Dengan pikirannya yang kritis, Deliar sering dihadang kekuatan utama untuk berkiprah di dunia pendidikan dan dunia politik. Bahkan, dia sampai harus mencari nafkah di negeri orang, karena di negeri sendiri diasingkan. Read more »
Polisi Brutal (Lagi)
Posted in Uncategorized on May 24, 2008 by bonkkuat123Beberapa tahun lalu, saat Presiden Soeharto dianggap sebagai “setan besar” yang berdiri mengangkang di tengah jalan, ribuan mahasiswa di seluruh negeri turun ke jalan. Mereka berusaha merobohkan “setan besar” itu. Usaha itu tak sia-sia, meski harus ditebus ratusan nyawa, dan ratusan orang hilang tanpa jejak. Read more »
Atas Nama Tuhan
Posted in Uncategorized on April 13, 2008 by bonkkuat123Orangtua itu busur yang melepaskan anak panah. Anak panah akan mencari jalan sendiri. Orangtua hanya bisa mengarahkan, namun yang menentukan jalan tetap anak panah itu sendiri. Seperti itulah peran orangtua dengan anak-anaknya.
Khalil Gibran Read more »
Kami Butuh Makan, Bukan Wartawan…
Posted in Uncategorized on April 8, 2008 by bonkkuat123Malam belum lagi purna. Subuh belum menampakkan diri. Namun penduduk Bukik Sileh dan Batu Bajanjang, Selasa subuh, 12 April 2005, sudah dibangunkan alam. Bumi berguncang. Gempa berkekuatan 3 pada Skala Richter (SR) menggoyang bumi Kabupaten Solok, Sumatra Barat nan indah. Penduduk yang pada umumnya memang sering bangun subuh untuk beraktivitas di sawah dan ladang itu kaget. Kekagetan semakin lengkap, ketika dari puncak Gunung Talang (2.597 mdpl), terdengar suara gemuruh keras diiringi letusan kuat. Langit yang cerah disinari bulan tiba-tiba gelap gulita. Kepanikan pun merajalela. Read more »
Upaya Mengobati Polio
Posted in Uncategorized on April 8, 2008 by bonkkuat123Afrianto (9) berjalan hilir mudik dengan kedua kakinya. Namun bukan hanya dengan kaki, kedua tangannya juga ikut digunakan untuk membantunya berjalan. Dengan begitu, ada dua kaki dan dua tangan yang semuanya bekerja sebagai kaki untuk membuatnya bisa berjalan. Sambil mengangkat pantatnya tinggi-tinggi, bocah laki-laki itu pun kemudian membaur bersama teman-teman sebaya. Bedanya, teman-temannya berjalan tegak, sedangkan Anto, begitu nama panggilan bocah itu, harus berjalan dengan cara menungging. Read more »